Jumat, 24 Juli 2009

i haTe pHysiCs.....

huuuuuuuuuh... i hate Physics....
my teacher is crazy...!!!!!! he ask all his student to write a summary from the 10th class...
and NOW I'M in the 12th class....!!!! he's crazy....
u wanna know my summary....?
here is it.....
but the summary is in Indonesian Language.. i'm to lazy to translate it into English...
okay......

it's the part of PENGUKURAN-ANGKA PENTING (the important number...? is number that important....? hahaha...)

Angka Penting
a. Notasi Ilmiah
Dalam notasi ilmiah, hasil pengukuran dinyatakan sebagai
Dimana adalah bilangan asli mulai dari 1-9
adalah eksponen dan merupakan bilangan bulat
Contoh :
1) 357 s = 3,57 x 102 s eksponen positif
2) 6750,6 kg = 6,77506 x 104 kg eksponen positif
3) 0,008 kg = 8 x 103 kg eksponen negatif
4) 0,00350 m = 3,50 x 10-3 m eksponen negatif

b. Aturan Angka Penting
Aturan-aturan angka penting adalah :
1) Semua angka bukan nol adalah angka penting.
2) Angka nol yang terletak di antara dua angka bukan nol termasuk angka penting.
3) Semua angka nol yang terletak pada deretan akhir dari angka-angka yang ditulis di belakang koma desimal termasuk angka penting.
4) Angka-angka nol yang digunakan hanya untuk tempat titik decimal adalah bukan angka penting.
5) Bilangan-bilangan puluhan, ratusan, ribuan, dan seterusnya yang memiliki angka-angka nol pada deretan akhir harus dituliskan dalam notasi ilmiah agar jelas apakah angka-angka nol tersebut termasuk angka penting atau bukan.
Contoh :
1) 836,5 g = 4 AP
2) 75,006 kg = 5 AP
3) 0,0060 m = 3 AP
4) 0,006 m = 1 AP
5) 8900 g ditulis 8,900 x 103 g = 4 AP

c. Berhitung dengan Angka Penting
Aturan Pembulatan Bilangan
1) Jika angka pertama setelah yang akan Anda pertahankan adalah 4 atau lebih kecil, angka itu dan seluruh angka disebelah kanannya ditiadakan. Angka terakhir yang dipertahankan tidak berubah.
Contoh :
a) 75,494 = 75,49
b) 1,00839 = 1,008

2) Jika angka pertama setelah yang akan Anda pertahankan adalah 5 atau lebih besar, angka itu dan seluruh angka disebelah kanannya ditiadakan. Angka terakhir yang dipertahankan bertambah satu.
Contoh :
a) 1,037878 = 1,038
b) 12,897 = 12,90

Aturan Penjumlahan dan Pengurangan
Contoh :
1) 273,219 g 9 angka taksiran
15,5 g 5 angka taksiran
8,43 g + 3 angka taksiran
297,149 g dibulatkan 297,1 g karena hanya boleh mengandung satu angka taksiran

2) 468,39 m 9 angka taksiran
412 m – 2 angka taksiran
56,39 m 56 m, karena hanya boleh mengandung satu angka taksiran

Aturan Perkalian dan Pembagian
Contoh :
1) 0,6283 cm 4 AP
2,2 cm x 2 AP (paling sedikit)
1,38226 cm2 dibulatkan menjadi 1,4 cm2 karena hanya boleh mengandung 2 AP.


2) 4,554 x 105 kg 4 AP
3,0 x 102 m3 2 AP (paling sedikit)
1,518 x 103 dibulatkan menjadi 1,5 x 103 karena hanya boleh mengandung 2 AP.


yeah... that's it... but that's only a little part of the PENGUKURAN....
i hope u enjoy it...
hahaha...
next time i'll blog the other..

still the same...
.
.
sT
.
.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar